IQ Radio Online
IQ FM 107.9 MHz

listen with Window Media Player   listen with Winamp   listen with iTunes   listen with RealPlayer

Hikmah Salaf Hari ini

Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam bersabda: "ada dua kenikmatan yang banyak manusia tertipu dengan keduanya: kesehatan dan kesempatan." (HR. Bukhari dari Ibnu Abbas)

Dari Abu Sa'id Al-Khudri radhiallahu anhu berkata: Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam duduk diatas mimbar dan kami duduk disekitar Beliau, lalu Beliau bersabda: "Sesungguhnya diantara yang paling aku khawatirkan atas kalian tatkala dibukakan atas kalian kemegahan dunia dan perhiasannya." (Muttafaq alaihi)


Muqaddimah Asy-Syaikh ‘Abdul ‘Aziz bin Yahya Al-Bura’i hafizhahullah, Terhadap Kitab Al-Ibanah.. PDF Cetak
Manhaj
Ditulis oleh Asy Syaikh ‘Abdul ‘Aziz bin Yahya Al-Bura’i Hafizhahullah   
Selasa, 20 Juli 2010 06:19

Alhamdulillah, telah terbit

Al-Ibanah ‘an Kaifiyah At-Ta’amul ma’a Al-Khilaf baina Ahlus Sunnah wal Jama’ah,

(Penjelasan tentang Bagaimana Menyikapi Perselisihan antara Ahlus Sunnah wal Jama’ah).

karya terbaru :

Asy Syaikh Muhammad Al-Imam hafizhahullah ta’ala

Murojaah dan Qiroah :

Al Walid Imam Al-Jarh wa Ta’dil Rabi’ bin Hadi Al Madkholi hafizhahullah ta’ala


بسم الله الرحمن الرحيم

Muqaddimah Asy-Syaikh ‘Abdul ‘Aziz bin Yahya Al-Bura’i hafizhahullah

الحمد لله والصلاة والسلام على رسول الله وعلى آله وصحبه ومن والاه، أما بعد :

Aku telah membaca kita karya Asy-Syaikh Al-Fadhil Muhammad bin ‘Abdillah Al-Imam berjudulAl-Ibanah ‘an Kaifiyah At-Ta’amul ma’a Al-Khilaf baina Ahlus Sunnah wal Jama’ah, (Penjelasan tentang Bagaimana Menyikapi Perselisihan antara Ahlus Sunnah wal Jama’ah). Aku mendapatinya sebagai kitab sarat nasehat yang sangat mahal, penelitian-penelitian ilmiah yang sangat berbobot, di samping sangat banyak penukilan-penukilan dari penjelasan para ‘ulama, yang menunjukkan keluasan muthala’ah penulisnya dan sangat banyaknya beliau mengambil manfaat dari kitab-kitab para ‘ulama.

Sering kali terjadi kebanyakan orang membaca dan melewatinya begitu saja, tanpa memahami nilai penting yang ada di dalamnya, namun ternyata itu menjadi perhatian bagi penulis (Asy-Syaikh Al-Imam) dan beliau pun mencatat faidah tersebut untuk beliau gunakan pada waktu yang beliau butuhkan. Kemudian aku terus terkagum terhadap perhatian beliau terhadap permasahalan ini, bagaimana ketepatan beliau dalam meletakkan judul demi judul, dan bagaimana beliau bisa mengumpulkan hal-hal yang terpisah-pisah. Yang berarti beliau telah mengumpulkan problem-problem umat dengan segala perdebatannya, kemudian beliau menyebutkan solusinya. Sehingga terkadang engkau dapati penjelasan mendukungmu, namun terkadang justru menghujatmu, disertai objektivitas yang sangat tinggi dalam setiap permasalahan, dengan metode ilmiah, akal  yang kuat, dan manhaj salafi!!

Sungguh benar, kitab ini merupakan pembahasan yang memberikan khidmah terhadap manhaj salaf dan terhadap salafiyyin. Akan bisa mengambil faidah dari pembahasan ini – insya Allah – generasi demi generasi di segenap penjuru. Dan saya tegaskan, bahwa para penuntut ilmu mementingkan untuk membaca kitab ini atau semisalnya, dan selamat dari lingkungan yang salah, maka itu akan menjadikan ia terjauhkan dari berbagai fitnah, bi idznillah jalla wa ‘ala.

Kemudian aku mengingatkan satu hal, bahwa bisa jadi pembaca mendapatkan sebagian judul atau ungkapan yang terkadang sebagian ahlul bid’ah mengungkapkan dengannya atau dengan yang serupa dengannya. Bisa jadi datang orang yang memancing di air keruh mengatakan : “nasehat ini mirip dengan nasehatnya si fulan atau ungkapan si fulan.” Maka ketahuilah, bahwa itu merupakan kezhaliman. Karena memang (kebiasaan/tabi’at) mubtadi’ adalah menempatkan ucapan sesuai dengan hawa nafsunya dan mensyarhnya dengan makna yang mencocoki bid’ah mereka. Sementara Asy-Syaikh Al-Imam, beliau berjalan bersama Al-Kitab dan As-Sunnah berdasarkan paham As-Salaf Ash-Shalih.

Tidakkah kamu lihat, bahwa para mubtadi’ah sering berdalil dengan ayat-ayat qur`aniyyah dan hadits-hadits nabawiyyah untuk mengelabuhi orang-orang jahil dan mendebat para ‘ulama?! Apabila kalam Allah dan kalam Rasul-Nya shallallahu ‘alaihi wa sallam tidak selamat (dari kelancangan para mubtadi’ah tersebut), maka lebih-lebih lagi kalam selain Allah dan Rasul-Nya tidak akan selamat untuk diselewengkan oleh para ahlul bid’ah sesuai dengan hawa nafsu mereka, di samping sangat banyak ungkapan-ungkapan mereka penuh dengan pengelabuhan.

فَأَمَّا الَّذِينَ فِي قُلُوبِهِمْ زَيْغٌ فَيَتَّبِعُونَ مَا تَشَابَهَ مِنْهُ ابْتِغَاءَ الْفِتْنَةِ وَابْتِغَاءَ تَأْوِيلِه

[آل عمران/7]

“Adapun orang-orang yang dalam hatinya condong kepada kesesatan, maka mereka mengikuti sebagian ayat-ayat yang mutasyaabihaat daripadanya untuk menimbulkan fitnah untuk mencari-cari ta’wilnya. “

(Ali ‘Imran : 7)

Saya memohon kepada Allah ‘Azza wa Jalla agar mengabadikan kitab ini, dan memberikan manfaat dengannya kepada Islam dan kaum muslimin. Sebagaimana aku memohon kepada-Nya agar mengokohkan Asy-Syaikh Al-Imam di atas Al-Kitab dan As-Sunnah sampai bertemu dengan-Nya. Sesungguhnya Dia Jawad Karim.

والحمد لله رب العالمين

 

Ditulis oleh :

‘Abdul ‘Aziz bin Yahya Al-Bura’i

20 Shafar 1431 H

 

Terakhir diperbarui  Dibaca: 237 kali.