|
Ditulis oleh Redaksi : Buletin Islam Al Ilmu Edisi No : 29/VII/VIII/1431
|
|
Kamis, 26 Agustus 2010 07:45 |
|
Raihlah Keutamaan di Sepuluh hari terakhir Ramadhan!
Keutamaan Lailatul Qadar
Lailatul Qadar adalah suatu malam yang penuh dengan keutamaan dan barokah. Allah Subhanallahu wa Ta’ala Yang Maha Pemberi barakah telah menjelaskan hal itu dalam surat Al Qadr (artinya):
“Dan tahukah kamu apa malam lailatul qadar itu?. Yaitu suatu malam yang lebih baik dari seribu bulan. Pada malam itu turunlah para malaikat dan ruh (malaikat Jibril) dengan izin Rabbnya untuk mengatur segala urusan. Malam itu penuh dengan kesejahteraan sampai terbit fajar.” (Al-Qadr: 2-5)
Sehingga malam itu pun dipenuhi barakah yang berlimpah ruah, sebuah ibadah yang dilakukan pada malam itu dengan ikhlas dan sesuai dengan petunjuk Nabi Muhammad Shalallahu ‘alaihi wa Sallam lebih baik daripada ibadah yang dilakukan selama seribu bulan selain Ramadhan. Tentu keutamaan yang amat besar ini akan membuat hati yang jernih dan akal yang sehat terdorong dan berharap untuk dapat meraihnya.
|
|
LAST_UPDATED2 |
|
Selanjutnya...
|
|
|
KAUM LELAKI DAPAT BIDADARI, KAUM WANITA DAPAT APA ? |
|
|
|
Aqidah Islam
|
|
Ditulis oleh Al-Ustadz Abu Karimah Askari bin Jamal
|
|
Kamis, 24 Juni 2010 01:18 |
|

Syaikh Ibnu Utsaimin rahimahullah ditanya:
"disebutkan bagi kaum lelaki mendapatkan bidadari di dalam surga, lalu apa yang didapatkan seorang wanita?"
Beliau menjawab:
" Allah Subhanahu Wata'ala berfirman menjelaskan tentang kenikmatan penghuni surga:
وَلَكُم فيها ما تَشتَهى أَنفُسُكُم وَلَكُم فيها ما تَدَّعونَ
نُزُلًا مِن غَفورٍ رَحيمٍ
|
|
LAST_UPDATED2 |
|
Selanjutnya...
|
|
SIKAP SYAIKHUL ISLAM IBNU TAIMIYAH DAN ‘ULAMA ISLAM DARI SERUAN KEBEBASAN BERAGAMA |
|
|
|
Aqidah Islam
|
|
Ditulis oleh Asy Syaikh Rabi' bin Hadi Umair Al-Madkhali
|
|
Minggu, 06 Juni 2010 22:21 |
|
Sikap Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah dan ulama islam dari seruan kebebasan beragama, persaudaraan dan persamaan agama
بسم الله الرحمن الرحيم
الحمد لله والصلاة والسلام على رسول الله وعلى آله وصحبه ومن اتبع هداه .
أما بعد :
Berkata Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah rahimahullah dalam majmu' fatawa (28:523-525) tatkala Beliau berbicara tentang agama dan keyakinan bangsa Tatar Dan persamaan mereka terhadap semua agama:
Mereka mengaku beragama Islam namun mereka memuliakan agama orang- orang kafir diatas agama kaum muslimin, mereka taat dan bersikap loyal kepada orang- orang kafir itu melebihi ketaatan mereka kepada Allah Dan Rasul-Nya Dan sikap loyalnya kepada kaum musimin. Mereka berhukum dengan hukum jahiliah terhadap perselisihan yang terjadi diantara mereka dan bukan dengan hukum Allah. Demikian pula para pembesar dari para menteri dan yang lainnya yang menjadikan agama Islam seperti agama yahudi dan Nashara dan bahwa itu semua merupakan jalan menuju Allah yang kedudukannya seperti empat mazhab dikalangan kaum muslimin.
|
|
LAST_UPDATED2 |
|
Selanjutnya...
|
|
Aqidah Islam
|
|
Senin, 19 April 2010 13:55 |
|
Allah subhanahu wata’ala dengan sifat rahmah-Nya yang sempurna, senantiasa memberikan berbagai peringatan dan pelajaran, agar para hamba-Nya yang berbuat kemaksiatan dan kezhaliman bersegera meninggalkannya dan kembali ke jalan Allah subhanahu wata’ala.
Sementara hamba-hamba Allah subhanahu wata’ala yang beriman akan bertambah sempurna keimanannya dengan peringatan dan pelajaran tersebut.
|
|
LAST_UPDATED2 |
|
Selanjutnya...
|
|
SYARAT-SYARAT RUQYAH SYAR'I |
|
|
|
Aqidah Islam
|
|
Ditulis oleh Asy Syaikh Muhammad bin Abdillah Al-Imam
|
|
Senin, 15 Maret 2010 23:16 |
|
Ruqyah syar'i memiliki beberapa syarat yang disebutkan oleh para ulama untuk membedakannya dengan ruqyah ruqyah yang bid'ah dan syirik. Bahkan mereka (para ulama, pen) telah bersepakat tentang syarat-syarat berikut ini : Berkata Al Hafizh Ibnu Hajar Al Asqalani dalam "Fathul Bari" (10/240) :
|
|
LAST_UPDATED2 |
|
Selanjutnya...
|
|
|
|
|
<< Mulai < Sebelumnya 1 2 3 4 Berikutnya > Akhir >>
|
|
JPAGE_CURRENT_OF_TOTAL |